Cara Menggunakan Scan Barcode

Tambahkan produk ke keranjang kasir hanya dalam sekejap — tidak perlu cari nama produk manual satu per satu.

Estimasi baca: 5 menit

Langkah Awal

Daftarkan Barcode Produk Anda

Agar produk bisa dikenali saat di-scan, barcode-nya harus terdaftar dulu di sistem. Ini dilakukan sekali saja per produk.

Jika produk sudah punya barcode dari pabrik

Buka menu Produk

Pilih produk yang ingin ditambahkan barcode-nya, atau buat produk baru.

Cari field Barcode

Ada di bagian form produk, di bawah field nama dan SKU.

Isi barcode dengan salah satu cara:

  • Ketik manual — jika Anda tahu kode angkanya
  • Klik ikon kamera di sebelah field — arahkan kamera ke barcode kemasan produk, otomatis terisi
  • Scan pakai scanner fisik — jika kursor aktif di field ini, scan langsung dengan alat scanner

Klik Simpan

Barcode langsung terdaftar dan siap digunakan di kasir.

Jika produk TIDAK punya barcode (produk buatan sendiri)

Banyak produk UMKM seperti kue rumahan, produk racikan, atau jasa tidak punya barcode dari pabrik. Anda tetap bisa memakai fitur scan dengan cara:

Buka form produk

Buka produk yang ingin didaftarkan atau tambah produk baru.

Klik "Generate Barcode Otomatis"

Tombol ada di sebelah kanan field Barcode.

Sistem membuat kode unik

Kode internal khusus dibuat otomatis untuk produk ini.

Klik Simpan

Produk siap di-scan di kasir.

Penggunaan

Cara Scan Barcode di Halaman Kasir

Setelah barcode produk terdaftar, kasir bisa langsung memakainya. Ada 3 metode yang bisa dipilih sesuai perangkat yang tersedia.

Metode 1

Pakai Kamera HP atau Laptop

Buka halaman Kasir

Pastikan Anda sudah login ke akun toko Anda.

Klik tombol Scan Barcode

Tombol ada di bagian atas halaman, dekat kolom pencarian produk.

Izinkan akses kamera

Browser akan meminta izin akses kamera — klik Izinkan. Ini hanya perlu dilakukan sekali.

Arahkan kamera ke barcode

Tahan kamera sekitar 10–15 cm dari barcode produk hingga terdeteksi.

Produk otomatis masuk ke keranjang

Anda akan mendengar bunyi "beep" dan produk langsung ditambahkan.

Ulangi atau tutup

Scan produk berikutnya, atau tutup jendela scan jika sudah selesai.

Metode 2

Upload Foto Barcode

Cocok jika perangkat Anda tidak punya kamera, atau kondisi pencahayaan kurang baik untuk scan langsung.

Buka halaman Kasir → klik Scan Barcode

Pilih tab Upload Gambar

Tab ada di dalam jendela scan, di sebelah tab Kamera.

Pilih atau ambil foto

Klik untuk memilih foto dari galeri, atau ambil foto baru langsung dari kamera.

Sistem membaca barcode dari foto

Proses otomatis — hasilnya langsung muncul.

Produk masuk ke keranjang

Produk ditambahkan secara otomatis.

Metode 3

Pakai Scanner Fisik (USB/Bluetooth)

Jika toko Anda sudah punya alat scanner barcode fisik:

Hubungkan scanner ke perangkat kasir

Colokkan USB atau pasangkan via Bluetooth seperti biasa.

Buka halaman Kasir

Tidak perlu klik tombol apapun — cukup pastikan halaman kasir terbuka.

Arahkan scanner ke barcode produk dan tekan tombol scan

Produk otomatis terdeteksi dan masuk ke keranjang.

Penanganan

Apa yang Terjadi Jika Barcode Tidak Dikenal?

Jika barcode yang di-scan belum terdaftar di sistem Anda, akan muncul pemberitahuan "Barcode tidak ditemukan" dengan tombol Daftarkan Produk Baru. Klik tombol ini untuk langsung membuka form tambah produk dengan kode barcode yang sudah otomatis terisi — Anda tinggal melengkapi nama dan harga produknya.

Konfigurasi

Mengatur Preferensi Scan

Anda bisa menyesuaikan cara kerja fitur scan sesuai kebutuhan toko:

Buka menu Pengaturan → tab Kasir & Transaksi

Cari bagian Pengaturan Scan Barcode

Pilih mode yang diinginkan:

  • Kamera saja — jika toko Anda tidak punya scanner fisik
  • Scanner Hardware saja — jika Anda tidak ingin kamera aktif sama sekali (misal demi privasi visual di kasir)
  • Keduanya — direkomendasikan untuk fleksibilitas maksimal

Atur preferensi lainnya

Atur juga bunyi beep, getaran, dan mode scan beruntun sesuai kebutuhan toko Anda.

FAQ

Pertanyaan Umum

Apakah fitur ini berbayar?

Tidak. Fitur scan barcode tersedia gratis untuk semua toko yang menggunakan InvoiceKami, tanpa biaya tambahan apapun.

Barcode jenis apa saja yang didukung?

Hampir semua jenis barcode yang umum ada di kemasan produk retail Indonesia (EAN-13, EAN-8, UPC, Code-128) maupun QR Code untuk kode custom Anda sendiri.

Bisakah 2 produk berbeda punya barcode yang sama?

Tidak bisa dalam 1 toko yang sama — sistem akan menolak dan memberi tahu Anda jika barcode yang dimasukkan sudah dipakai produk lain.

Kamera saya tidak bisa diakses, kenapa?

Kemungkinan izin kamera browser Anda diblokir. Klik ikon gembok/info di address bar browser, lalu izinkan akses kamera untuk InvoiceKami. Jika tetap tidak bisa, gunakan metode Upload Gambar atau scanner fisik sebagai alternatif.

Apakah saya perlu beli alat scanner khusus untuk pakai fitur ini?

Tidak wajib. Anda bisa langsung pakai kamera HP atau laptop yang sudah Anda miliki. Alat scanner fisik hanya opsi tambahan bagi toko dengan volume transaksi tinggi yang ingin proses lebih cepat.

Produk saya buatan sendiri dan tidak ada barcode dari pabrik, apakah masih bisa pakai fitur scan?

Bisa. Gunakan tombol "Generate Barcode Otomatis" di form produk untuk membuat kode unik khusus produk Anda, tanpa perlu barcode fisik dari pabrik.

Apakah scan barcode bekerja di semua HP dan browser?

Ya. InvoiceKami mendukung scan di semua browser modern termasuk Safari (iPhone) dan Chrome (Android). Jika kamera perangkat Anda bermasalah, tersedia opsi Upload Gambar sebagai alternatif.

Apakah data hasil scan barcode saya bisa dilihat toko lain?

Tidak. Barcode yang Anda daftarkan hanya terhubung ke produk di toko Anda sendiri dan sepenuhnya terisolasi dari data toko lain.

Troubleshooting

Mengatasi Masalah Umum

Kamera tidak terbuka / muncul layar hitam+
  • Pastikan Anda mengizinkan akses kamera saat browser meminta.
  • Cek apakah aplikasi lain sedang memakai kamera Anda, tutup aplikasi tersebut lalu coba lagi.
  • Refresh halaman dan coba lagi.
  • Jika masih gagal, gunakan metode Upload Gambar sebagai alternatif.
Barcode terdeteksi tapi produk tidak muncul di keranjang+
  • Kemungkinan barcode ini belum terdaftar untuk produk manapun di toko Anda — daftarkan dulu lewat halaman Produk.
  • Pastikan produk tersebut berstatus aktif (bukan nonaktif/diarsip).
Scan lambat atau sering gagal terdeteksi+
  • Pastikan pencahayaan cukup terang di sekitar barcode.
  • Coba jarak kamera 10–15 cm dari barcode, tidak terlalu dekat atau terlalu jauh.
  • Pastikan barcode tidak terlipat, kusut, atau rusak.
  • Bersihkan lensa kamera HP Anda dari debu/minyak.
Scanner fisik (hardware) tidak berfungsi+
  • Pastikan scanner sudah terhubung dengan benar (USB tercolok sempurna, atau Bluetooth sudah dipasangkan).
  • Coba scan ke aplikasi Notes/kolom teks biasa dulu untuk memastikan scanner mengetik dengan benar.
  • Cek Pengaturan → pastikan mode scan Anda mencakup "Hardware" atau "Keduanya", bukan "Kamera saja".
Muncul pesan "Barcode ini sudah dipakai produk lain"+
  • Setiap barcode hanya boleh terhubung ke 1 produk dalam toko Anda. Cek kembali apakah Anda tidak sengaja mendaftarkan barcode yang sama untuk 2 produk berbeda.
  • Jika memang produk lama sudah tidak dipakai, hapus/nonaktifkan dulu barcode dari produk lama sebelum memasangkannya ke produk baru.

Belum punya akun InvoiceKami?

Coba semua fitur termasuk scan barcode secara gratis, tanpa kartu kredit.

Daftar Gratis →